All About Food and Traveler

Happines is a journey

Download Downloadan — 19 Mei 2015
Tutorial Mengakses Youtube di PC —
tutorial membuat email — 12 Mei 2015
The Empath – Self Portrait —

The Empath – Self Portrait

Broken Light: A Photography Collective

Photo taken by contributor Jaeda DeWalt, a conceptual self-portrait artist in her forties from Seattle, Washington. Her battles with mental illness hearken back to her earliest memories, at age 4, when she became obsessed with the number four and performed exhaustive rituals in patterns of four. During her teen years, she began noticing extreme mood swings, manic one moment and depressed the next, and in her late 20′s she finally sought treatment and was diagnosed with Bipolar, OCD, PTSD, Anxiety, and ADHD. Her doctors told her they believed the mental illness was brought on by a severe concussion she sustained at age two, along with the trauma of being sexually abused as a child into her young adult years. Her life was filled with self-destructive coping methods until she went full force into creating, in her mid-twenties. The process of creating and putting herself in front of the camera felt cathartic, liberating and healing. The photographic medium opened up a new world to her and ignited a…

Lihat pos aslinya 130 kata lagi

Too Asian, Not Asian Enough — 10 Februari 2015

Too Asian, Not Asian Enough

Media Diversified

by Kavita Bhanot

First published in Asia literary review

kavita-255x300Over the last two decades, in part due to the success of a small number of novels, plays, films, music albums and television shows, the term ‘British Asian’ has emerged as an identity marker associated with the cultural practices of second-generation South Asian immigrants, born and/or brought up in Britain. There is one overwhelming narrative associated with this label: the tale of the second generation’s efforts to assimilate into mainstream British society, and the clash with their ‘traditional’ or ‘backward’ parents, who hinder this process. According to this reading, these parents make life difficult for their children, who simply want to be ‘normal’ – to go out with friends, to have boyfriends or girlfriends, to drink, to wear Western clothes, to cut their hair in a Western style. The parents are seen to continue to hold on to traditions and customs…

Lihat pos aslinya 1.708 kata lagi

Heaven on Earth: Gunung Rinjani 3726 MDPL —

Heaven on Earth: Gunung Rinjani 3726 MDPL

Indonesia – Semua hal di sini punya nilai dan cerita, bahkan disisipi beberapa mitos di dalamnya. Seperti Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 mdpl (yang mendominasi sebagian besar luas pulau Lombok ini) merupakan gunung tertinggi ke dua di Indonesia (di luar pegunungan Irian Jaya), pun memiliki cerita di balik keindahannya.

20edit

Konon, di Lombok ada seorang putri raja yang cantik jelita yang bernama Dewi Anjani. Namun, di balik kecantikan Dewi Anjani tersimpan misteri, dimana akhirnya sang putri menjadi ratu penguasa makhluk gaib. Berawal dari kekecewaan atas tidak diizinkan oleh sang ayah untuk menikah dengan lelaki pujaan hati, maka Dewi Anjani mengasingkan diri dan bertapa, hingga akhirnya diangkat menjadi penguasa makhluk halus. Ini merupakan satu dari beberapa versi lainnya tentang kisah Dewi Anjani yang konon menguasai Gunung Rinjani.

Paras Sang Dewi Anjani sangat cantik, seperti saat melihat Gunung Rinjani yang digunakan sebagai istananya. Diameternya memiliki kaldera hingga 10 km dan kedalaman kawah -230…

Lihat pos aslinya 2.278 kata lagi

Pantai Gunung Gender : Keindahan Pesisir yang Terlupakan — 27 Januari 2015

Pantai Gunung Gender : Keindahan Pesisir yang Terlupakan

Pantai Pasir Putih Gunung Geder8

Pantai Gunung Gender merupakan salah satu Mutiara Pantai Selatan dari Tanah Pangirutan. Melewati Jalur Lintas Selatan setelah beberapa menit melewati Pantai Santolo, Travelmate bisa menemukan pintu masuk Pantai Gunung Gender. Diawali dengan shelter di punggung bukit yang mengarah ke laut. Pada hari libur shelter ini biasa digunakan untuk makan makan untuk wisatawan lokal atau untuk sekardar berteduh menikmati suasana.

Beberapa fasilitas umum telah dibuat seperti toilet,musholla, walaupun kondisinya kurang terawat. Untuk mencapai pantai, kita tinggal mengikuti jalan setapak menuju kebawah. Setelah itu kita bisa langsung melihat pantai sembari menelusuri jalan setapak sembari ditemani rimbunan pohon ketapang dan muara dari arah samping. Pantai Gunung Gender memmiliki beberapa keunikan tersendiri yaitu, batuan – batuan khasnya yang tersebar sepanjang pantai,batu batu kali menonjol secara mencolok sementara batu kristal warna warni berukuran lebih kecil memantulkan cahaya matahari yang sangat cantik.

Pantai ini memang cocok untuk sekedar berjalan menikmati suasana dan pemandangan. Jadi jika Travelmate menginap di Santolo tidak ada salahnya apabila mampir terlebih dahulu di Pantai Gunung Gender